Sabtu, 26 Maret 2016

Liburan di Palembang

kali ini saya mau berbagi cerita tentang liburan saya bersama keluarga. Liburan beberapa tahun yang lalu, saya dan keluarga pergi ke Palembang  untuk mengunjungi suatu tempat wisata. Palembang merupakan salah satu kota di Sumatra Selatan.
Di Palembang, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas disana seperti Jembatan Ampera, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Pulau Kemaro dan lain sebagainnya . Perjalanan kurang lebih 6  jam dengan menggunakan kendaraan pribadi dikarnakan perjalanan kesana  dipenuhi banyak kendaraan
Tempat pertama yang saya kunjungi ketika tiba disana adalah Jembatan ampera disana saya dan keluaraga berfoto foto dan kemudian mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II  didalam museum terdapat barang barang peninggalan zaman dahulu. Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan pemimpin kesultanan Palembang-Darussalam selama dua periode (1803-1813,1818-1821),  setelah masa pemerintahan ayahnya, Sultan Muhammad Bahauddin (1776-1803).  Nama aslinya sebelum menjadi Sultan adalah Raden Hasan Pangeran Ratu. Dalam masa pemerintahannya, ia beberapa kali memimpin pertempuran melawan Inggris dan Belanda, di antaranya yang disebut Perang Menteng. Pada tangga 14 Juli 1821, ketika Belanda berhasil menguasai Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II dan keluarga ditangkap dan diasingkan ke Ternate. Penggunaan nama Sultan Mahmmud Badaruddin II pada museum untuk menggingat dan menghargai jasa-jasanya.  Museum ini terletak di tepi sungai Musi di dekat Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera. Museum ini terdiri dari dua lantai berarsitektur kolonial dengan atap rumah limas khas Palembang. Dahulu, wilayah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan lahan bekas keraton yang dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I pada tahun 1737.

Selanjutnya saya dan keluarga mengunjungi Pulau Kemaro, mencapai Pulau Kemaro, wisatawan dapat menyewa perahu motor dari kawasan Benteng Kuto Besak. daerah ini terkenal sebagai area rekreasi yang menyenangkan. Bagi masyarakat Tionghoa di Palembang, Pulau Kemaro merupakan tempat special. Di pulau ini telah dibangun vihara dan pagoda 9 lantai. Umumnya, pemeluk agama Budha yang berkunjung ke Pulau Kemaro selain untuk beribadah mereka akan berziarah. Pada saat acara Tahun Baru Imlek, Pulau Kemaro akan semakin ramai dikunjungi oleh etnis Tionghoa dan juga penduduk Lokal. Dan setelah mengunjungi Pulau Kemaro saya dan keluarga makan sore, kemudian  sekitar jam 19.00  saya dan keluarga pulang kerumah,. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar