Kelompok 16 :
- RIZKY
ERMANDA ( 17113968)
- TARIAWATI MJ
(18113797)
1.
Karangan Narasi
Karangan narasi adalah suatu bentuk karya tulis yang berupa serangkaian peristiwa baik fiksi maupun non fiksi yang disampaikan sesuai dengan urutan waktu yang sistematis dan logis. Pada karangan narasi terdapat tahapan-tahapan peristiwa yang jelas, dimulai dari perkenalan, timbul masalah, konflik, penyelesaian dan ending.
Karangan narasi dibagi menjadi dua:
- Narasi Fiksi : novel, cerpen, atau cergam.
- Narasi Fakta : biografi, autobiografi atau kisah pengalaman.
Ciri-ciri karangan narasi:
- Menyajikan
suatu cerita yang berupa berita, peristiwa, pengalaman yang menarik kepada
pembaca.
- Cerita-cerita tersebut disajikan dengan
urutan kronologis yang jelas.
- Ada
konflik dan tokoh yang menjadi inti dari sebuah karangan.
- Terdapat latar (setting).
Contoh karangan narasi fakta
Liburan beberapa tahun yang
lalu, saya dan keluarga pergi ke Palembang untuk mengunjungi suatu tempat
wisata. Palembang merupakan salah satu kota di Sumatra Selatan.
Di Palembang, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas disana seperti Jembatan Ampera, Pulau Kemaro dan lain sebagainnya . Perjalanan kurang lebih 6 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi dikarnakan perjalanan kesana dipenuhi banyak kendaraan.
Di Palembang, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas disana seperti Jembatan Ampera, Pulau Kemaro dan lain sebagainnya . Perjalanan kurang lebih 6 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi dikarnakan perjalanan kesana dipenuhi banyak kendaraan.
Tempat pertama yang saya
kunjungi ketika tiba disana adalah Jembatan ampera. Untuk mencapai Pulau Kemaro,
wisatawan dapat menyewa perahu motor dari kawasan Benteng Kuto Besak. daerah
ini terkenal sebagai area rekreasi yang menyenangkan.
2.
Karangan
Argumentasi
Perkembangan paragraf dalam penulisan yang digunakan untuk meyakinkan atau membujuk pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa penjelasan, pembuktian, alasan, maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh, analogi, dan sebab akibat.
Ciri-ciri karangan argumentasi :
- Terdapat
pendapat-pendapat penulis mengenai suatu topik yang sedang di bahas.
- Pendapat-pendapat tersebut di lengkapi dengan
pembuktian-pembuktian yang berupa fakta, data, contoh, maupun grafik.
- Bertujuan untuk menyakinkan pembaca.
- Pengarang menghindari keterlibatan emosi dalam menyampaikan pendapatnya.
Contoh karangan argumentasi
Kapan Pendidikan Gratis Terwujud
Pendidikan
gratis hanya janji yang bergema luas saat kampanye dan pemilihan pimpinan
daerah maupun pusat. Saat pemilihan usai akan lain ceritanya. Anak-anak
miskin di kota, desa, dan pedalaman tetap mengalami kesulitan untuk mengakses
pendidikan yang layak. Di perkotaan sekolah berlomba-lomba meningkatkan sarana
dan prasaran dengan jalan menaikkan pungutan dengan dalil sumbangan pendidikan,
uang gedung, dan lain-lain karena biasanya masyarakat perkotaan lebih memilih
sekolah yang mempunyai sarana pendidikan yang baik sehingga mereka tidak akan
segan untuk membayar mahal demi memberikan pendidikan yang terbaik bagi
anak-anak mereka.
Sebaliknya di pinggiran kota,
pedesaan, dan pedalaman, sekolah tidak bisa mengenakan pungutan kepada orang
tua siswa karena tidak ada lagi yang bisa dipungut dari masyarakat. Para siswa
harus puas dengan kondisi fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak. Di
sinilah kita bertanya,dimanakah peran pemerintah?
. 3. Karangan Persuasi
Bentuk karangan yang bertujuan untuk meyakinkan seseorang, baik pembaca maupun pendengar agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis. Salah satu bentuk paragraf persuasi yang dikenal secara umum adalah propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan.
Ciri-ciri
karangan persuasi:
- Dapat meyakinkan pembaca.
- Biasanya berbentuk ajakan.
Contoh karangan persuasi
Kebersihan adalah hal
terpenting dalam kehidupan. Tanpa kebersihan, mungkin dunia kita akan dipenuhi
dengan sampah. Dimana - mana terjangkit beragam jenis penyakit yang akan
menghantui manusia. Beragam bencana pun akan timbul. Oleh karena itu, marilah
kita ciptakan kebersihan dimanapun kita berada.
. 4.
Karangan Eksposisi
Bentuk karangan yang memaparkan, memberi keterangan, menjelaskan, memberi informasi sejelas-jelasnya mengenai suatu hal.
Ciri-ciri karangan eksposisi:
- Menjelaskan
informasi agar pembaca mengetahuinya.
- Menyatakan
sesuatu yang benar-benar terjadi (data faktual).
- Tidak
terdapat unsur mempengaruhi atau memaksakan kehendak.
- Menunjukkan
analisis atau penafsiran secara objektif terhadap fakta yang ada.
- Menunjukkan sebuah peristiwa yang terjadi atau tentang proses kerja sesuatu.
Contoh karangan eksposisi
Bahan
puding coklat :
- 1
bungkus agar-agar bubuk.
- 150
gram gula pasir.
- 1/2
sendok teh garam.
- 1/2
kaleng susu kental manis coklat.
- 1
sendok makan cokelat bubuk.
- 1 liter air masak (pakek susu cair
juga boleh).
Bahan saus
vla :
- 1
kaleng susu evaporated.
- 200
ml susu cair.
- 4
sendok makan gula pasir.
- 2
sendok teh tepung custard.
- 1/2
sendok teh vanilla extract.
- 2
sendok teh maizena.
Cara mudah
membuat puding coklat
- Siapkan
mangkuk berukuran agak besar, masukkan semua bahan puding coklat (kecuali
gula dan garam), aduk hingga tercampur rata dan menjadi larutan, kemudian
saring. Setelah itu, tuangkan ke dalam panci.
- Tambahkan
gula pasir dan garam, kemudian aduk hingga tercampur rata. Masak hingga
mendidih dengan api sedang sambil sesekali diaduk. Angkat dan diamkan
hingga uap panasnya menghilang.
- Tuangkan
larutan puding coklat ke dalam cetakan yang telah dibasahi sedikit air
sebelumnya. Untuk cetakan/ loyangnya sesuai selera anda. Setelah itu,
masukkan cetakan/ loyang berisi puding ke dalam kulkas dan tunggu hingga
puding benar-benar keras.
- Untuk
saus vlanya, masukkan semua bahan (kecuali gula pasir) ke dalam wadah yang
berbeda. Aduk hingga tercampur rata dan licin, kemudian saring.
- Masukkan
ke dalam panci, tambahkan gula, dan masak hingga meletup-letup dan
mengental. Angkat dari kompor dan biarkan saus vlanya dingin dulu.
5. Karangan Deskripsi
Karangan deskripsi adalah suatu bentuk karya tulis yang menggambarkan atau
melukiskan suatu objek atau benda kepada para pembaca seolah-olah pembaca
merasakan, melihat atau mengalami sendiri topik di dalam tulisan.
Ciri-ciri
karangan deskripsi :
- Melukiskan
atau menggambarkan suatu objek tertentu.
- Bertujuan
untuk menciptakan kesan atau pengalaman pada diri pembaca agar
seolah-olah mereka melihat, merasakan, mengalami atau mendengar,
sendiri suatu objek yang dideskripsikan.
- Sifat
penulisannya objektif karena selalu mengambil objek tertentu, yang dapat
berupa tempat, manusia, dan hal yang dipersonifikasikan.
- Penulisannya dapat menggunakan cara atau metode realistis (objektif), impresionistis (subjektif), atau sikap penulis.
Contoh
karangan deskripsi
Masih melekat diingatanku,
pemandangan indah nan elok tempat itu. Tempat yang bernama Sarangan. Sebuah
danau alam yang terbentuk sangat indah. Angin sejuk menerpa yang menyentuh
kulih. Disebelah kanan dan kiri aku bisa memandang banyak tumbuhan dan pepohonan
yang tumbuh subur disana. Disekitar, aku juga melihat banyak wisatawan
dari dalam maupun luar negeri yang banyak berkunjung. Mereka berlalu lalang
dengan berjalan, dan menaiki kuda untuk mengelilingi danau. Banyak juga yang
membeli cendramata untuk dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara mereka, dan
mereka tidak lupa menyantap makanan khas disana yaitu sate kelinci yang rasanya
tidak kalah sedap dengan rasa sate ayam maupun sate sapi. Mungkin itu semua
yang banyak menarik wisatawan sehingga tempat itu selalu ramai dikunjungi.
Sumber :
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar