Kamis, 03 Maret 2016

Macam - macam Karangan

Kelompok 16 :
  1.  RIZKY ERMANDA ( 17113968)
  2. TARIAWATI MJ (18113797)
 Macam -macam karangan

1.                   Karangan Narasi


Karangan narasi adalah suatu bentuk karya tulis yang berupa serangkaian peristiwa baik fiksi maupun non fiksi yang disampaikan sesuai dengan urutan waktu yang sistematis dan logis. Pada karangan narasi terdapat tahapan-tahapan peristiwa yang jelas, dimulai dari perkenalan, timbul masalah, konflik, penyelesaian dan ending.
Karangan narasi dibagi menjadi dua:
  1. Narasi Fiksi :  novel, cerpen, atau cergam.
  2. Narasi Fakta : biografi, autobiografi atau kisah pengalaman.
Ciri-ciri karangan narasi:
  1. Menyajikan suatu cerita yang berupa berita, peristiwa, pengalaman yang menarik kepada pembaca.
  2.  Cerita-cerita tersebut disajikan dengan urutan kronologis yang jelas.
  3. Ada konflik dan tokoh yang menjadi inti dari sebuah karangan.
  4. Terdapat latar (setting).
Contoh karangan narasi fakta
Liburan beberapa tahun yang lalu, saya dan keluarga pergi ke Palembang  untuk mengunjungi suatu tempat wisata. Palembang merupakan salah satu kota di Sumatra Selatan.
Di Palembang, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas disana seperti Jembatan Ampera, Pulau Kemaro dan lain sebagainnya . Perjalanan kurang lebih 6  jam dengan menggunakan kendaraan pribadi dikarnakan perjalanan kesana  dipenuhi banyak kendaraan.
Tempat pertama yang saya kunjungi ketika tiba disana adalah Jembatan ampera. Untuk mencapai Pulau Kemaro, wisatawan dapat menyewa perahu motor dari kawasan Benteng Kuto Besak. daerah ini terkenal sebagai area rekreasi yang menyenangkan.
2.                  Karangan Argumentasi

Perkembangan paragraf dalam penulisan yang digunakan untuk meyakinkan atau membujuk pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa penjelasan, pembuktian, alasan, maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh, analogi, dan sebab akibat.

Ciri-ciri karangan argumentasi :
  1.  Terdapat pendapat-pendapat penulis mengenai suatu topik yang sedang di bahas.
  2. Pendapat-pendapat tersebut di lengkapi dengan pembuktian-pembuktian yang berupa fakta, data, contoh, maupun grafik.
  3. Bertujuan untuk menyakinkan pembaca.
  4. Pengarang menghindari keterlibatan emosi dalam menyampaikan pendapatnya. 
Contoh karangan  argumentasi
Kapan Pendidikan Gratis Terwujud
Pendidikan gratis hanya janji yang bergema luas saat kampanye dan pemilihan pimpinan daerah maupun pusat. Saat pemilihan usai akan lain ceritanya. Anak-anak miskin di kota, desa, dan pedalaman tetap mengalami kesulitan untuk mengakses pendidikan yang layak. Di perkotaan sekolah berlomba-lomba meningkatkan sarana dan prasaran dengan jalan menaikkan pungutan dengan dalil sumbangan pendidikan, uang gedung, dan lain-lain karena biasanya masyarakat perkotaan lebih memilih sekolah yang mempunyai sarana pendidikan yang baik sehingga mereka tidak akan segan untuk membayar mahal demi memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka.
Sebaliknya di pinggiran kota, pedesaan, dan pedalaman, sekolah tidak bisa mengenakan pungutan kepada orang tua siswa karena tidak ada lagi yang bisa dipungut dari masyarakat. Para siswa harus puas dengan kondisi fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak. Di sinilah kita bertanya,dimanakah peran pemerintah?
.   3.           Karangan Persuasi

Bentuk karangan yang bertujuan untuk meyakinkan seseorang, baik pembaca maupun pendengar agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis. Salah satu bentuk paragraf persuasi yang dikenal secara umum adalah propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan.

Ciri-ciri karangan persuasi:
  1. Dapat meyakinkan pembaca.
  2. Biasanya berbentuk ajakan.
Contoh karangan persuasi
Kebersihan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Tanpa kebersihan, mungkin dunia kita akan dipenuhi dengan sampah. Dimana - mana terjangkit beragam jenis penyakit yang akan menghantui manusia. Beragam bencana pun akan timbul. Oleh karena itu, marilah kita ciptakan kebersihan dimanapun kita berada.
.      4.        Karangan Eksposisi

Bentuk karangan yang memaparkan, memberi keterangan, menjelaskan, memberi informasi sejelas-jelasnya mengenai suatu hal.

Ciri-ciri karangan eksposisi:
  1. Menjelaskan informasi agar pembaca mengetahuinya.
  2. Menyatakan sesuatu yang benar-benar terjadi (data faktual).
  3. Tidak terdapat unsur mempengaruhi atau memaksakan kehendak.
  4. Menunjukkan analisis atau penafsiran secara objektif terhadap fakta yang ada.
  5. Menunjukkan sebuah peristiwa yang terjadi atau tentang proses kerja sesuatu.
Contoh karangan eksposisi
Bahan puding coklat :
  • 1 bungkus agar-agar bubuk.
  • 150 gram gula pasir.
  • 1/2 sendok teh garam.
  • 1/2 kaleng susu kental manis coklat.
  • 1 sendok makan cokelat bubuk.
  • 1 liter air masak (pakek susu cair juga boleh).
Bahan saus vla :
  • 1 kaleng susu evaporated.
  • 200 ml susu cair.
  • 4 sendok makan gula pasir.
  • 2 sendok teh tepung custard.
  • 1/2 sendok teh vanilla extract.
  • 2 sendok teh maizena.
Cara mudah membuat puding coklat
  1. Siapkan mangkuk berukuran agak besar, masukkan semua bahan puding coklat (kecuali gula dan garam), aduk hingga tercampur rata dan menjadi larutan, kemudian saring. Setelah itu, tuangkan ke dalam panci.
  2. Tambahkan gula pasir dan garam, kemudian aduk hingga tercampur rata. Masak hingga mendidih dengan api sedang sambil sesekali diaduk. Angkat dan diamkan hingga uap panasnya menghilang.
  3. Tuangkan larutan puding coklat ke dalam cetakan yang telah dibasahi sedikit air sebelumnya. Untuk cetakan/ loyangnya sesuai selera anda. Setelah itu, masukkan cetakan/ loyang berisi puding ke dalam kulkas dan tunggu hingga puding benar-benar keras.
  4. Untuk saus vlanya, masukkan semua bahan (kecuali gula pasir) ke dalam wadah yang berbeda. Aduk hingga tercampur rata dan licin, kemudian saring.
  5. Masukkan ke dalam panci, tambahkan gula, dan masak hingga meletup-letup dan mengental. Angkat dari kompor dan biarkan saus vlanya dingin dulu.

5.       Karangan Deskripsi


Karangan deskripsi adalah suatu bentuk karya tulis yang menggambarkan atau melukiskan suatu objek atau benda kepada para pembaca seolah-olah pembaca merasakan, melihat atau mengalami sendiri topik di dalam tulisan.


Ciri-ciri karangan deskripsi :
  1. Melukiskan atau menggambarkan suatu objek tertentu.
  2. Bertujuan untuk menciptakan kesan atau pengalaman pada diri pembaca agar seolah-olah  mereka melihat, merasakan, mengalami atau mendengar, sendiri suatu objek yang dideskripsikan.
  3. Sifat penulisannya objektif karena selalu mengambil objek tertentu, yang dapat berupa tempat, manusia, dan hal yang dipersonifikasikan.
  4. Penulisannya dapat menggunakan cara atau metode realistis (objektif), impresionistis (subjektif), atau sikap penulis.
Contoh karangan deskripsi
Masih melekat diingatanku, pemandangan indah nan elok tempat itu. Tempat yang bernama Sarangan. Sebuah danau alam yang terbentuk sangat indah. Angin sejuk menerpa yang menyentuh kulih. Disebelah kanan dan kiri aku bisa memandang banyak tumbuhan dan pepohonan  yang tumbuh subur disana. Disekitar, aku juga melihat banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang banyak berkunjung. Mereka berlalu lalang dengan berjalan, dan menaiki kuda untuk mengelilingi danau. Banyak juga yang membeli cendramata untuk dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara mereka, dan mereka tidak lupa menyantap makanan khas disana yaitu sate kelinci yang rasanya tidak kalah sedap dengan rasa sate ayam maupun sate sapi. Mungkin itu semua yang banyak menarik wisatawan sehingga tempat itu selalu ramai dikunjungi.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar